*

Blog

Books

  • 21

friends

catatan kecil

anda tidak perlu ragu dengan yang nada punyai , dengan yang anda punyai , kalau pun toh itu lebih sedikit dibanding dengan yang teman anda punyai ? percayalah itu bukanlah sebuah hal yang akan menghambat kita.....

tinggal bagaimana kita mengolah, memproses, dan menggunakannya untuk menjadikan yang sedikit menjadi sesuatu yg besar...!!!!!!

dengan tekat yg kuat , dan niat yg benar.... INSYA'ALLOH , Alloh akan memberi jalan yang terbaik , sesuai dengan yang kita inginkan.......

pengunjung

tari pendet

Selasa, 09 November 2010 - - 0 Comments

Tari Pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura, tempat ibadat umat Hindu di Bali, Indonesia. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Lambat-laun, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah Pendet menjadi "ucapan selamat datang", meski tetap mengandung anasir yang sakral-religius. Pencipta/koreografer bentuk modern tari ini adalah I Wayan Rindi (? - 1967).
Pendet merupakan pernyataan dari sebuah persembahan dalam bentuk tarian upacara. Tidak seperti halnya tarian-tarian pertunjukkan yang memerlukan pelatihan intensif, Pendet dapat ditarikan oleh semua orang, pemangkus pria dan wanita, dewasa maupun gadis.
Tarian ini diajarkan sekedar dengan mengikuti gerakan dan jarang dilakukan di banjar-banjar. Para gadis muda mengikuti gerakan dari para wanita yang lebih senior yang mengerti tanggung jawab mereka dalam memberikan contoh yang baik.

Tari putri ini memiliki pola gerak yang lebih dinamis daripada Tari Rejang yang dibawakan secara berkelompok atau berpasangan. Biasanya ditampilkan setelah Tari Rejang di halaman pura dan biasanya menghadap ke arah suci (pelinggih) dengan mengenakan pakaian upacara dan masing-masing penari membawa sangku, kendi, cawan, dan perlengkapan sesajen lainnya.

This entry was posted on 03.57 You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: